Mahasiswa Unida Kembali Laksanakan Kuliah Kerja di Thailand dan Malaysia Tahun 2025
Setelah sukses melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Provinsi Pattani dan Yala, Thailand Selatan, beberapa tahun lalu, Universitas Iskandar Muda (Unida) kembali akan menerjunkan mahasiswanya ke luar negeri pada tahun 2025. Kali ini, program pengabdian tersebut akan menjangkau dua negara sekaligus: Thailand dan Malaysia.
Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, menyampaikan langsung rencana tersebut saat menghadiri silaturahim bersama keluarga besar masyarakat Malaysia asal Aceh, Minggu (4/5/2025) di Banda Aceh. Dalam kesempatan itu, Prof. Syafei turut didampingi oleh Ketua Yayasan, Drs. H. A. Malik Raden, dan Wakil Rektor III, Dr. Bustamam Ali.
“KKM internasional ini bukan sekadar pengabdian, tetapi juga menjadi jembatan budaya, dakwah, dan akademik antarbangsa. Kami berharap mahasiswa bisa menjadi duta Unida yang membawa nilai-nilai kebudayaan, Islam, dan pendidikan ke masyarakat luar,” ujar Prof. Syafei.
Ketua Alumni Mahasiswa Unida Thailand, Allawe, M.Si., yang hadir bersama Wakil Ketua Ruslan Charu, M.Si., menyambut antusias rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh kegiatan KKM di Thailand.
“Apalagi Ketua Parlemen Thailand saat ini, Wan Muhaamad Nur Matta, adalah penasehat Alumni Unida perwakilan Thailand. Ini menjadi kekuatan besar untuk kolaborasi lintas negara,” tutur Allawe.
Sambutan hangat juga datang dari Pengurus Ikatan Masyarakat Aceh Malaysia (IMAM) yang berpusat di Gampong Aceh Yan Keudah. Tokoh masyarakat, Cek Abd Rahman dan Cek Mat Nur, yang kini berdomisili di Banda Aceh, menyatakan kesiapan mereka dalam mendukung program tersebut.
“Kami siap memberi dukungan, termasuk menggelar pertunjukan kesenian untuk warga Aceh Malaysia serta menjalankan program penghijauan sebagai bagian dari pengabdian mahasiswa,” ungkap mereka.
Sebagai penutup, Prof. Dr. Syafei Ibrahim meminta panitia KKM untuk mulai melakukan berbagai persiapan. “Segera buka pendaftaran peserta, susun program seni, siapkan kuliner tradisional, dan siapkan agenda pertukaran budaya. Ini bukan hanya kuliah kerja, tapi duta peradaban,” tegasnya.
Program KKM Internasional Unida ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat relasi budaya dan keilmuan antara Aceh dan komunitas Melayu di Thailand Selatan serta Malaysia.




